Nama : Junita Simanjuntak
Kelas : Pagi
Prodi : D3 Akuntansi
1. Sistem akuntansi pembelian digunakan dalam perusahaan untuk pengadaan barang yang diperlukan oleh perusahaan.Fungsi pembelian bertanggung jawab untuk memperoleh informasi mengenai barang, menentukan pemasok yang dipilih dalam pengadaan barang, dan mengeluarkan order Pembelian kepada pemasok yang dipilih.
2. Jaringan prosedur yang membentuk sistem akutansi pembelian yakni sebagai berikut :
1) prosedur permintaan pembelian
2) prosedur permintaan penawaran harga dan pemilihan
3) pemasok
4) prosedur order pembelian
5) prosedur penerimaan barang
6) prosedur pecatatan utang dan
7) prosedur distribusi pembelian.
3. Catatan akuntansi yang digunakan dalam sistem retur pembelian ada dua (2) yaitu :
1) Memo Debit Merupakan formulir yang diisi oleh fungsi pembelian yang memberikan otorisasi bagi fungsi pengiriman untuk mengirimkan kembali barang yang telah dibeli oleh perusahaan dan bagi fungsi akuntansi untuk mendebit rekening utang karena transaksi retur pembelian.
2) Laporan Pengiriman Barang Dokumen ini dibuat oleh fungsi pengiriman untuk melaporkan jenis kuantitas barang yang dikirimkan kembali kepada pemasok sesuai dengan perintah retur pembelian dalam memo debit dari fungsi pembelian.
4. dokumen-dokumen yang dipakai dalam sistem akuntansi pembelian ;
1) surat permintaan pembelian barang
Dokumen ini merupakan formulir yang diisi oleh fungsi gudang untuk meminta fungsi pembelian melakukan pembelian barang dengan jenis, jumlah, dan mutu seperti yang tersebut dalam surat permintaan pembelian.
2) surat permintaan penawaran harga
Dokumen ini digunakan untuk meminta penawaran harga bagi barang yang pengadaannya tidak bersifat berulang kali terjadi (tidak repetitif), yang menyangkut jumlah rupiah pembelian yang besar.
3) surat order pembelian
Dokumen ini digunakan untuk memesan barang kepada pemasok yang telah dipilih.
4) Laporan Penerimaan
Dokumen ini dibuat oleh fungsi penerimaan untuk menunjukkan bahwa barang yang diterima dari pemasok telah memenuhi jenis, spesifikasi, mutu dan kuantitas seperti yang tercantum dalam surat order pembelian.
5) Surat perubahan order
Kadangkala diperlukan perubahan terhadap isi surat order pembelian yang sebelumnya telah diterbitkan. Perubahan tersebut dapat berupa perubahan kuantitas, jadwal penyerahan barang, spesifikasi, penggantian atau hal lain yang bersangkutan dengan perubahan bisnis. Biasanya perubahan tersebut diberitahukan kepada pemasok secara resmi dengan menggunakan surat perubahan order pembelian.
6) Bukti kas keluar
Dokumen ini dibuat oleh fungsi akuntansi untuk dasar pencatatan transaksi pembelian. Dokumen ini juga berfungsi sebagai perintah pengeluaran kas untuk pembayaran utang kepada pemasok.
5. Unsur - unsur pengendalian intern yang dilakukan perusahaan dalam Sistem Akuntansi Penggajian & Pengupahan ada beberapa yakni sebagai berikut :
A. Struktur dalam organisasi
1) Fungsi pembuatan daftar gaji dan upah harus terpisah dari fungsi pembayaran gaji dan upah.
2) Fungsi pencatat waktu hadir harus terpisah dari fungsi operasional
B. Sistem otorisasi dan prosedur pencatatan
1) Setiap karyawan yg namanya tercantum dalam daftar gaji dan upah harus memiliki surat keputusan pengangkatan sebagai karyawan perusahaan yg ditandatangani oleh Direktur Utama
2) Setiap perubahan gaji dan upah karyawan yg disebabkan oleh perubahan pangkat, perubahan tarif gaji dan upah, tambahan keluarga harus didasarkan pada surat keputusan Direktur Keuangan
3) Setiap potongan atas gaji dan upah karyawan selain pajak penghasilan karyawan harus didasarkan pada surat potongan gaji dan upah yg diotorisasi oleh fungsi kepegawaian
4) Kartu jam hadir harus diotorisasi oleh fungsi pencatat waktu
5) Perintah lembur harus diotorisasi oleh kepala departemen karyawan yg bersangkutan
6) Daftar gaji dan upah harus diotorisasi oleh fungsi personalia
7) Bukti kas keluar untuk pembayaran gaji dan upah harus diotorisasi oleh fungsi akuntansi
8) Perubahan dalam catatan penghasilan karyawan harus direkonsiliasi terlebih dengan daftar gaji dan upah karyawan
9) Tarif upah yg dicantumkan dalam kartu jam kerja diverivikasi terlebih dahulu oleh fungsi akuntansi
C. Praktik yang Sehat
1) Kartu jam hadir harus dibandingkan dengan kartu jam kerja sebelum kartu yg terakhir dipakai sebagai dasar distribusi biaya tenaga kerja langsung
2) Pemasukan kartu jam hadir ke dalam mesin pencatat waktu harus diawasi oleh fungsi pencatat waktu
3) Pembuatan daftar gaji dan upah harus diverifikasi kebenaran dan ketelitian perhitungannya oleh fungsi akuntansi sebelum melakukan pembayaran gaji dan upah
4) Perhitungan pajak penghasilan karyawan direkonsiliasi terlebih dahulu dengan catatan penghasilan karyawan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar